‘Kisah A-an

Posted: September 7, 2012 in Uncategorized

Dahulu kala di sebuah dusun hidup seorang anak yang bernama An, waktu ia kecil ia selalu bermain dan gak pandang lelah, semenjak ia remaja ia selalu menuliskan kehidupan di kertas, ia memiliki impian yang sangat besar, ingin jadi org sukses, ingin bahagiakan keluarga, ingin mendapat banyak teman dan punya karir yang baik, namun setelah ia lanjutkan sekolah ia gagal dalam menuju jenjang akhir sekolah, ia putus sekolah di kelas 1 SMA, ia kerja dan terus memperbaiki karirnya, ia punya cita2 yang besar ia ingin membawa ke dua orangtuanya mengunjungi tembok raksasa Cina, dan satu impian yang mungkin kata manusia adalah mustahil yaitu ingin Tinggal di Beijing. Ia belajar tulisan Cina dengan ayahnya namun tidak lama karena terlalu pendek waktunya di rumah, ia malah terlalu banyak waktunya berkelana di luar, tinggal di luar kota, dll. tidak luput juga satu impiannya ialah mendapatkan seorang wanita asli China yang baik hati dan tidak sombong. pada waktu luang nya dia, ia selalu memandang ke utara dan berkata kepada langit di utara sana, kapankah aku bisa di bawah naunganmu, aku tidak sabaran ingin tinggal di bawah naunganmu. waktu demi waktu ia bermimpi namun belum terkabur juga. suatu saat ia sedang bekerja di luar kampung kira-kira sudah 1 tahun lamanya ia mendapat berita buruk tentang keluarganya, ia benar-benar kehilangan impian itu yang pertama, ibunya yang ia kasihi dan yang sangat menyayangi dia telah kembali ke Rumah Bapa, namun sekarang ia hanya memiliki seorang ayah yang ada di kampung, ia berpikir ia akan usaha agar bisa membawa ayahnya mengunjungi tembok raksasa cina, tetapi sampai pada saat ini ( waktu tulisan ini terukir di web) ia masih belum miliki modal sebesar itu untuk dapat memungkinkan ia membawa ayahnya mengunjungi beijing.
Lima tahun ia bertahan di suatu perusahaan di luar kampung untuk mencari modal, namun tahun ke empat ia memiliki inisiatif lanjutkan pendidikan untuk lebih mudah mencari modal dan dalam hidup ini, ia pun lanjutkan kuliah setelah ia ikutin paket-C (SMA). hingga sekarang ia masih belum mendapatkan modal untuk bisa membahagiakan ayahnya malah terkadang ia harus memintak kiriman uang dari ayah/kampungnya, ia sering berpikir kalau ia adalah orang yang gagal, tidak berguna, dan menyusahkan. tetapi apa yang akan ia temukan nanti, kita ikutin terus perjalanan An dalam website-website nya, terima kasih…rre

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s