“Lelah”

Posted: September 16, 2012 in Uncategorized

Dalam Ĥıϑϋр Ïπï terkadang berat, terkadang tenang, saat berganti waktu berjalan, Ĥıϑϋр yang liku lalai terasa, perih Đϊ hati mata pun sayu, pikiran pun kehabisan akal.

ÃĶµ terasa Ĥıϑϋр Ïπï tiadalah artinya ÃĶµ coba maju namun tiada jalan untuk ku berhaluan

ÃĶµ berdoa kepada yang Kuasa memintak kuat dan perlindungan
Hati tak mampu berlangkah maju bagai terantai oleh jangkar kapal

Siapalah yang mengerti akan perasaan ku selama Ïπï, hanyalah hati dan rasa yang menangis

Tuhan ÃĶµ berserah kepada Kuasa Mu.

Terima kasih Tuhanku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s